Admin (IR)

Admin (IR)

Rabu, 17 Mei 2017 22:20

Gelaran Meriah Buleleng Expo 2017

Buleleng, Bali – Untuk kali pertamanya, Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) menyelenggarakan “Buleleng Expo 2017”. Acara ini bertujuan memperkenalkan berbagai potensi kabupaten di ujung Pulau Dewata tersebut yang meliputi sektor budaya dan pariwisata.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana memukul gong sebagai simbol pembukaan Pesta Kesenian Bali yang bertepatan dengan gelaran Buleleng Expo 2017, Rabu (17/5). Selain gelaran pameran kebudayaan dan kuliner, ada juga penampilan kreasi kesenian yang menarik. Sebut saja kreasi kesenian nusantara seperti tarian India, Aceh, dan beberapa daerah lain di Indonesia.

Acara ini digelar selama lima hari (17-21 Mei 2017) dengan mengambil lokasi di Eks Pelabuhan Buleleng. Dengan rangkaian acara yang menarik, ajang ini begitu mendapat perhatian besar dari wisatawan nusantara, pun mancanegara.

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) sebagai salah satu pusat pendidikan pun ikut berpartisipasi memeriahkan acara ini. Hal tersebut selaras dengan upaya penyebaran informasi pendidikan dan pelatihan yang tersedia di PPSGM Geominerba.

Informasi diklat seperti booklet APBN dan PNBP, majalah, dan souvenir cantik pun ikut disebarkan untuk menjangkau calon peserta dari seluruh daerah di Indonesia. Pengunjung yang datang cukup ramai, beragam tari-tarian daerah pun turut memeriahkan acara pameran ini, seperti Aceh dan Jambi. (IR)

Bandung – Sebagai Pengawas Operasional Madya (POM), seseorang bertugas dan bertanggung jawab membawahi langsung para karyawan tingkat pengawas operasional pertama. Mereka dikenal juga sebagai Supervisor pada industri pertambangan.

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menyelenggarakan Diklat Pemenuhan dan Uji Kompetensi bagi POM pada pertambangan angkatan IV dan V. Diklat ini tentu dalam upaya pembekalan para pengawas lapangan pada industri pertambangan menuju tingkat yang lebih tinggi, yaitu Pengawas Operasional Utama.

Pembukaan Diklat dilakukan Kepala PPSDM Geominerba, Edi Prasodjo, didampingi Kasubdit Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral dan Batubara, Supriyanto dan Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana, Syaiful Hidayat. Acara berlangsung di Gedung PPSDM Geominerba lantai 4, senin (15/5) pagi.

Pembekalan berlangsung pada 15-18 Mei 2017, sementara uji kompetensi dilaksanakan pada 19-20 Mei 2017. Pelatihan diikuti 119 peserta ini yang berasal dari perusahaan-perusahaan pertambangan di Indonesia.

Selama mengikuti diklat, peserta menerima materi pembekalan terkait Kebijakan Pengawasan Pertambangan Minerba, Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan, Peraturan K3 Pertambangan, serta Prinsip Manajemen K3 dan keadaan darurat. Tidak ketinggalan Peraturan Lingkungan Pertambangan, Pengelolaan Lingkungan Pertambangan, dan Teknis Pertambangan dan Konservasi Bahan Galian. (IR)

Bandung – Batu mulia dan hias di tanah air sangatlah berlimpah. Sayang, pemanfaatannya sebagai komoditas masih dalam skala kecil. Paradigma bahwa batu mulia dan hias hanyalah sebagai gaya hidup, bukan investasi yang dapat ikut menggerakkan perekonomian bangsa.

Industri batu mulia dan hias di Indonesia sudah mulai mendapatkan tempat di negara sendiri, ditandai dengan marak dan tumbuhnya masyarakat penggemar. Dalam perkembangannya, industri ini masih dihadapkan dengan tantangan dan permasalahan, yaitu batu asal Indonesia belum diakui dunia internasional.

Pasalnya, belum ada lembaga sertifikasi perhiasan di Indonesia yang diakui dunia internasional. Masalah lainnya adalah cadangan bahan baku diekspor dalam bentuk mentahan dengan harga murah, belum lagi masalah pemotongan batu yang belum sepenuhnya dikuasai perajin Indonesia.

Untuk meminimalisasi permasalahan, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengusahaan Batu Mulia dan Batu Hias. Kepala PPSDM Geominerba, Edi Prasodjo, bersama Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana, Syaiful Hidayat membuka diklat pada Senin (15/5), di Gedung PPSDM Geominerba.

Sebanyak 20 peserta berasal dari Sekretariat Jendral KESDM, Direktorat Jenderal Minerba, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Badan Litbang ESDM, Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Dinas ESDM Provinsi Papua Barat, dan Dinas PKP Kab. Kolaka Timur. Selama lima hari (15-19 Mei) peserta dibekali materi Pengenalan Bahan Baku, Eksplorasi dan Penambangan Bahan Baku, Konsep Dasar Pengusahaan Kerajinan Berbahan Baku Batuan. Selain itu Pengolahan dan Pemasaran Kerajinan Berbahan Baku Batuan, Praktek Kunjungan Lapangan dan Seminar juga diberikan. (IR)

Bandung – Meluaskan targetnya, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Peralatan Juru Ukur untuk para staf Sarana Prasarana maupun Widyaiswara. Meski demikian, workshop ini tak menutup kemungkinan bagi staf lainnya untuk mengikuti acara ini.

Kepala Sub Bidang Sarana Prasarana dan Informasi, Suherman Resmana membuka workshop pada Senin (15/5), di Gedung PPSDM Geominerba lantai 3. Dalam kesempatan tersebut, Suherman didampingi penanggung jawab kegiatan, Dwi Suyandi Pasa, dan salah satu instruktur diklat, Herman BA.

Workshop yang diikuti 13 peserta ini mengajarkan teori selama dua hari, sementara tiga hari berikutnya berupa praktik lapangan, dan mengambil bertempat di Kampus Lapangan Cipatat. Peralatan juru ukur yang digunakan ada dua macam. Sebut saja Global Positioning System (GPS) Geodetik/Global Navigation Satellite System (GNSS) Leica Type GS10, dan Total Station Leica Type 1202.

Peserta diharapkan mendapat pengetahuan baru mengenai peralatan juru ukur baik dalam pemeliharaan, penggunaan, maupun perawatannya. Selain itu, tentu saja menjadi SDM yang berkompetensi, khususnya dalam penggunaan peralatan juru ukur. (IR)

Bandung – Pengawas operasional yang membawahi langsung para pelaksana dan bertanggung jawab dalam pengelolaan K3 pertambangan, perlu memiliki kompetensi pengawasan tingkat manajemen pertama. Sesuai keputusan Dirjen Geologi dan Sumber Daya Mineral Nomor 0228.K/40/DJG/2003 tentang Kompetensi Pengawas Operasional, pengawas operasional harus memiliki sertifikat terkait.

Mempertimbangkan hal itu, Pusat Pengembanagn Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemenuhan dan Uji Kompetensi (POP) Angkatan IV dan V. Kepala Bagian Tata Usaha, Ade Hidayatdidampingi Kepala Sub Bidang Penyelenggaraan Diklat, Maman Suparman, membuka acara tersebut, Senin (8/5) pagi.

Pelatihan tersebut berlangsung pada 8-11Mei 2017, sedangkan uji kompetensi dilaksanakan pada 12-13 Mei. Pelatihan ini diikuti 100 peserta dari perusahaan-perusahaan pertambangan di Indonesia, dengan pengajar berasal dari Direktorat Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara.

Selama acara berlangsung, peserta menerima materi terkait Peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pertambangan Mineral dan Batubara, Dasar-dasar K3 Operasi Pertambangan, Tanggung Gugat POP, Safety Meeting, Inspeksi dan Pengamatan K3. Tidak ketinggalan materi teknik pembuatan JSA, investigasi kecelakaan dan pelaporan, serta identifikasi bahaya dan pengendalian risiko. (IR)

 

Jakarta – Dalam upaya peningkatan kinerja untuk pegawai, Menteri ESDM Ignasius Jonan melantik 199 Pejabat Struktural di lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Rabu (26/4) di Gedung KESDM.

Mereka yang mendapatkan promosi, rotasi, dan mutasi terdiri dari 10 pejabat administrator dan 22 pejabat pengawas. Penyegaran organisasi ini bertujuan ­memberi semangat baru guna peningkatan kinerja.

Jonan mengimbau pentingnya meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat secara baik, cepat, efektif, dan efisien. Prosedur perizinan juga harus diberikan secara sederhana sehingga memudahkan investor untuk berinvestasi.

Jika ditemukan laporan masyarakat terkait adanya pegawai KESDM yang mempersulit perizinan maka pihak bersangkutan dapat dikenai sanksi. Diharapkan melalui peningkatan kinerja secara efektif, efisien, serta penyederhanaan perizinan, investasi dari dalam maupun luar negeri dapat meningkat secara signifikan. (RWP/IR)

Bandung – Pemanfaatan sumber daya alam, terutama batubara, memerlukan upaya peningkatan kompetensi aparatur yang terlibat di dalamnya. Terkait pengawasan eksplorasi batubara, pemerintah harus semaksimal mungkin memantau pelaksanaan eksplorasi yang dilakukan swasta.

Hal tersebut bertujuan agar kegiatan eksplorasi dilakukan secara profesional, bersahabat dan demi kemakmuran rakyat. Atas dasar tersebut, diperlukan langkah-langkah pengawasan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi batubara.

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengawasan Eksplorasi Batubara.

Kepala Bagian Tata Usaha, Ade Hidayat membuka diklat ini dengan didampingi Kepala Sub Bidang Penyelenggaraan Diklat, Maman Suparman, Senin (8/5), di Gedung PPSDM Geominerba. Melalui diklat ini, peserta diharapkan mampu memahami dan menjelaskan kegiatan pengawasan eksplorasi batubara sesuai dengan standar nasional dan peraturan perundang-undangan.

Sebanyak 15 peserta mengikuti diklat ini selama 11 hari (8-18 Mei). Materi yang diajarkan antara lain Ganesa Batubara, Kualitas Batubara, Metode dan Teknik Eksplorasi Batubara, Praktik Kunjungan Lapangan, dan Estimasi Sumber Daya, serta Cadangan Eksplorasi Batubara.

Selain itu, ada pula materi Pengawasan Administrasi Eksplorasi Batubara, Pengawasan Teknis Ekplorasi Lapangan, dan Pengawasan Teknis Ekplorasi Lapangan Batubara. Tidak ketinggalan Pelaporan Pengawasan Eksplorasi Batubara, Penulisan Kertas Kerja Penyusunan Laporan Pengawasan Eksplorasi Batubara, dan Presentasi Kertas Kerja. (IR)

Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Ignasius Jonan melantik 25 pejabat di lingkungan Kementerian ESDM dan SKK Migas di Gedung Sekretariat Jenderal KESDM, Selasa (28/2).

Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ESDM yang dilantik yaitu, Edi Prasodjo yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan pada Sekretariat Jenderal Dewan Energi Nasional, dilantik untuk menduduki jabatan Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba).

Ada pula dua Pimpinan Tinggi Pratama yang dirotasi ke unit eselon I lain. Adalah Bambang Susigit, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala PPSDM Geominerba, dan saat ini duduk sebagai Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral pada Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Selain itu, Agus Salim juga mengalami rotasi. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala PPSDM Aparatur, dan saat ini mendapat kepercayaan menjadi Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan Sekretariat Jenderal DEN.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri ESDM menegaskan bahwa menjadi pemimpin bukanlah tugas ringan. “Jadi pemimpin, paling gampang ya memberi contoh. Kepemimpinan itu 50 persen bakat, 50 persen perjalanan hidup,” ujar Jonan.  “Hal lain yang tak kalah penting dilakukan seorang pemimpin adalah melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, bukan hanya dirinya sendiri.” (RWP/IR)

Medan – Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan PT. Camico Loyalindo menyelenggarakan Pekan Inovasi Sumatera Utara ke-5 Tahun 2017 yang akan berlangsung selama tiga hari (11 – 13 Mei 2017) di Lapangan Merdeka, Medan.

Gubernur Sumatera Utara, Erry Nuradi beserta beberapa jajaran pimpinan daerah Sumut resmi membuka gelaran Pekan Inovasi Sumatera Utara yang ditandai dengan pemukulan Gordang Sambilan yang merupakan alat musik tradisional suku Mandailing, Sumatera utara, Kamis (11/5).

Tema yang diusung kali ini yaitu Merebut Peluang Bisnis dan Investasi Sumatera Utara. Erry berharap Pekan Inovasi Sumatera Utara kali ini dapat dimanfaatkan oleh pengusaha, BUMN/BUMD, pemerintah pusat maupun daerah untuk mempromosikan produk-produk potensialnya dan dapat memperluas pangsa pasar produk yang dihasilkan.

Gelaran Pekan Inovasi Sumatera Utara terdiri dari Pameran Pembangunan dan Investasi Daerah, Pameran Inovasi Teknologi Pertanian, Pameran Inovasi Perguruan Tinggi, Pameran Inovasi Energi, Pameran Inovasi Kesehatan dan Pameran UKM dan PKBL. Tak hanya itu Sumut Innovation Award, Festival Kuliner, Pagelaran Seni dan Budaya serta Fashion Carnival pun akan digelar.

BPSDM ESDM sebagai Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia di sektor Energi dan Sumber Daya Mineral turut serta dalam mempromosikan dan memperkenalkan kinerja serta Diklat unggulan yang dapat diikuti oleh Instansi, Industri, Mahasiswa maupun Masyarakat.

Pusat Pengembangan SDM Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) sebagai salah satu satuan kerja BPSDM ESDM di sektor Geologi, Mineral dan Batubara turut serta dalam mempromosikan diklat-diklat unggulannya. Mulai dari menampilkan poster, video profile serta membagikan majalah, booklet dan souvenir.

Selain itu satuan kerja lainnya seperti PPSDM KEBTKE, PPSDM Migas, PPSDM Aparatur, Balai Diklat Tambang Bawah Tanah, dan STEM Akamigas turut ambil bagian dalam mempromosikan Diklat-diklat yang ada. (IR)

Jakarta – Lain dari biasanya, kali ini Pembukaan Diklat dibuka secara langsung oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan, di Gedung Kementerian ESDM, Ruang Damar, Senin (8/5).

Adalah Diklat Penyegaran Inspektur Tambang (IT) Angkatan I dan II, selain itu Diklat Teknis Evaluasi Feasibility Study (FS) PLTBg Palm Oil Mill Effluent (POME) Angkatan 2, Diklat Teknis Uji Laik Operasi (ULO) PLTMH Angkatan 2, Diklat Teknis Pelaksana I Angkatan 5, serta Diklat Kepemimpinan Tingkat III dan IV.

Djadjang Sukarna selaku Kepala Badan Pengembangan SDM (BPSDM) ESDM, menyampaikan apa saja tujuan diklat, diantaranya memberikan pengetahuan dan keterampilan, baik sektor energi, sumber daya mineral maupun kepemimpanan.

Sebanyak 102 orang peserta yang berasal dari Kementerian ESDM juga pegawai dari Pemerintah Daerah hadir mengikuti arahan Menteri ESDM. Selain itu Pejabat Eselon I dan II di Lingungan Kementerian ESDM turut hadir.

Menteri ESDM berpesan agar Diklat ini tidak hanya untuk memenuhi administrasi saja, tetapi para peserta dapat proaktif bertanya mengenai hal-hal yang tidak dimengerti selama diklat. (IR)

 

Halaman 1 dari 8

Lokasi Pusdiklat Minerba

Kontak Kami

Jl. Jendral Sudirman No 623
Bandung - Indonesia

Telp : 022-6076756
Fax : 022-6035506