BerandaKerjasamaAdmin (IR)
Admin (IR)

Admin (IR)

Senin, 14 Agustus 2017 11:58

Pekan Pertambangan dan Energi 2017

Pekan Pertambangan dan Energi September 2017

Jumat, 14 Juli 2017 10:29

Edisi XVIII, Juni 2017

Edisi / No  : Edisi XVIII

Tahun      : Juni, 2017

ISSN        :

Penulis     :

Abstrak   :

 

Edisi / No :  Volume 1 No. 1

Tahun      : Juni, 2017

ISSN        : 977258D - 137DD1

Penulis     :

Abstrak   :

 

Selasa, 01 Agustus 2017 07:36

HUT Republik Indonesia ke 72

72 Tahun Indonesia Kerja Bersama

Bertepatan dengan pembukaan diklat Pengawas Operasional Pertama (POP) Angkatan VI dan VII, telah dibuka juga Diklat Pengenalan Survei Gerakan Tanah dan Diklat Pengawasan Air Tanah.

Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana, Syaiful Hidayat didampingi oleh Kepala Sub Bidang Sarana Prasarana dan Informasi, Suherman Resmana, membuka diklat, Senin (10/7) pagi, di Gedung Diklat Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba), lantai 4 ruang 6.

Sebanyak 15 orang peserta tercatat mengikuti Diklat Pengawasan Air Tanah, dan 16 orang peserta mengikuti Diklat Pengenalan Survei Gerakan Tanah. Keseluruhan peserta berasal dari Dinas ESDM dan Unit di Lingkungan KESDM.

Para peserta akan mengikuti diklat selama 5 (lima) hari, dari tanggal 10-15 Juli 2017. Diharapkan para peserta dapat memahami dan menjelaskan tentang kegiatan pengawasan air tanah sesuai dengan standar nasional dan peraturan perundang-undangan tentang usaha pertambangan batubara. Dan meningkatkan kompetensi yang dibutuhkan dalam menangani bencana gerakan tanah tersebut. (IR)

Bandung – Pengawas lapangan di industri pertambangan ke depannya tentu akan menjadi pengawas operasional pertama. Guna mempersiapkan hal itu, diperlukan pelatihan terkait pemenuhan dan uji kompetensi. Pelatihan tersebut akan memberi bekal bagi mereka untuk menjadi pengawas yang berkompeten.

Pengawas operasional pertama akan bertanggung jawab membawahi langsung para karyawan tingkat pelaksana atau front line supervisor. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi adalah memiliki sertifikat kelulusan uji kompetensi pengawas operasional pertama. Sertifikat itu sebagai bentuk pengakuan terhadap tingkat pengetahuan, wawasan, dan kemampuannya.

Acara pembukaan diklat dilakukan Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba), Edi Prasodjo, dan Kepala Sub Bidang Penyelenggaraan Diklat, Maman Suparman, dan Kepala Bidang Program dan Evaluasi, R. Yudi Pratama, di Gedung PPSDM Geominerba, lantai 4 ruang 2, Senin (10/7) pagi.

Sebanyak 119 peserta dari beberapa perusahaan tambang akan diberikan ragam materi. Sebut saja teknik pemeriksaan kecelakaan, teknik inspeksi, dasar-dasar lindungan lingkungan, dan peraturan K3 pertambangan umum.

Selain itu, selama enam hari peserta juga akan diberikan materi seperti job safety analysis, identifikasi bahaya (hazard identification), group meeting, dan accountability. (IR)

 

Senin, 03 Juli 2017 12:23

Gelaran Halal Bihalal 1438 H

Bandung – Mengawali hari pertama masuk kerja, Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba), Edi Prasodjo menggelar Silaturahmi dan Halalbihalal, di Aula Cafetaria lantai 1, Gedung PPSDM Geominerba, Senin (3/7).

Seperti tradisi di tahun sebelumnya, Edi Prasojo, pejabat fungsional, pejabat struktural, Dharma Wanita dan beberapa purna bakti, secara bergiliran saling bersalam-salaman dengan para pegawai.

“Di hari yang Fitri ini, kita awali semua dengan yang baru. Hati yang baru, pikiran yang baru, dan suasana yang baru.” Ucap Edi Prasodjo dalam sambutannya. (IR)

Rabu, 17 Mei 2017 22:20

Gelaran Meriah Buleleng Expo 2017

Buleleng, Bali – Untuk kali pertamanya, Pemerintah Kabupaten Buleleng, Bali, melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) menyelenggarakan “Buleleng Expo 2017”. Acara ini bertujuan memperkenalkan berbagai potensi kabupaten di ujung Pulau Dewata tersebut yang meliputi sektor budaya dan pariwisata.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana memukul gong sebagai simbol pembukaan Pesta Kesenian Bali yang bertepatan dengan gelaran Buleleng Expo 2017, Rabu (17/5). Selain gelaran pameran kebudayaan dan kuliner, ada juga penampilan kreasi kesenian yang menarik. Sebut saja kreasi kesenian nusantara seperti tarian India, Aceh, dan beberapa daerah lain di Indonesia.

Acara ini digelar selama lima hari (17-21 Mei 2017) dengan mengambil lokasi di Eks Pelabuhan Buleleng. Dengan rangkaian acara yang menarik, ajang ini begitu mendapat perhatian besar dari wisatawan nusantara, pun mancanegara.

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) sebagai salah satu pusat pendidikan pun ikut berpartisipasi memeriahkan acara ini. Hal tersebut selaras dengan upaya penyebaran informasi pendidikan dan pelatihan yang tersedia di PPSGM Geominerba.

Informasi diklat seperti booklet APBN dan PNBP, majalah, dan souvenir cantik pun ikut disebarkan untuk menjangkau calon peserta dari seluruh daerah di Indonesia. Pengunjung yang datang cukup ramai, beragam tari-tarian daerah pun turut memeriahkan acara pameran ini, seperti Aceh dan Jambi. (IR)

Bandung – Sebagai Pengawas Operasional Madya (POM), seseorang bertugas dan bertanggung jawab membawahi langsung para karyawan tingkat pengawas operasional pertama. Mereka dikenal juga sebagai Supervisor pada industri pertambangan.

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menyelenggarakan Diklat Pemenuhan dan Uji Kompetensi bagi POM pada pertambangan angkatan IV dan V. Diklat ini tentu dalam upaya pembekalan para pengawas lapangan pada industri pertambangan menuju tingkat yang lebih tinggi, yaitu Pengawas Operasional Utama.

Pembukaan Diklat dilakukan Kepala PPSDM Geominerba, Edi Prasodjo, didampingi Kasubdit Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral dan Batubara, Supriyanto dan Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana, Syaiful Hidayat. Acara berlangsung di Gedung PPSDM Geominerba lantai 4, senin (15/5) pagi.

Pembekalan berlangsung pada 15-18 Mei 2017, sementara uji kompetensi dilaksanakan pada 19-20 Mei 2017. Pelatihan diikuti 119 peserta ini yang berasal dari perusahaan-perusahaan pertambangan di Indonesia.

Selama mengikuti diklat, peserta menerima materi pembekalan terkait Kebijakan Pengawasan Pertambangan Minerba, Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan, Peraturan K3 Pertambangan, serta Prinsip Manajemen K3 dan keadaan darurat. Tidak ketinggalan Peraturan Lingkungan Pertambangan, Pengelolaan Lingkungan Pertambangan, dan Teknis Pertambangan dan Konservasi Bahan Galian. (IR)

Bandung – Batu mulia dan hias di tanah air sangatlah berlimpah. Sayang, pemanfaatannya sebagai komoditas masih dalam skala kecil. Paradigma bahwa batu mulia dan hias hanyalah sebagai gaya hidup, bukan investasi yang dapat ikut menggerakkan perekonomian bangsa.

Industri batu mulia dan hias di Indonesia sudah mulai mendapatkan tempat di negara sendiri, ditandai dengan marak dan tumbuhnya masyarakat penggemar. Dalam perkembangannya, industri ini masih dihadapkan dengan tantangan dan permasalahan, yaitu batu asal Indonesia belum diakui dunia internasional.

Pasalnya, belum ada lembaga sertifikasi perhiasan di Indonesia yang diakui dunia internasional. Masalah lainnya adalah cadangan bahan baku diekspor dalam bentuk mentahan dengan harga murah, belum lagi masalah pemotongan batu yang belum sepenuhnya dikuasai perajin Indonesia.

Untuk meminimalisasi permasalahan, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengusahaan Batu Mulia dan Batu Hias. Kepala PPSDM Geominerba, Edi Prasodjo, bersama Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana, Syaiful Hidayat membuka diklat pada Senin (15/5), di Gedung PPSDM Geominerba.

Sebanyak 20 peserta berasal dari Sekretariat Jendral KESDM, Direktorat Jenderal Minerba, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Badan Litbang ESDM, Pusat Air Tanah dan Geologi Tata Lingkungan, Dinas ESDM Provinsi Papua Barat, dan Dinas PKP Kab. Kolaka Timur. Selama lima hari (15-19 Mei) peserta dibekali materi Pengenalan Bahan Baku, Eksplorasi dan Penambangan Bahan Baku, Konsep Dasar Pengusahaan Kerajinan Berbahan Baku Batuan. Selain itu Pengolahan dan Pemasaran Kerajinan Berbahan Baku Batuan, Praktek Kunjungan Lapangan dan Seminar juga diberikan. (IR)

Halaman 1 dari 9

Lokasi Pusdiklat Minerba

Kontak Kami

Jl. Jendral Sudirman No 623
Bandung - Indonesia

Telp : 022-6076756
Fax : 022-6035506