BerandaLiputan PusdiklatDisplaying items by tag: Fungsional

Bandung – Inspektur Tambang adalah merupakan jabatan karir dan jabatan fungsional keahlian, sehingga diharapkan dengan tidak dirangkapnya jabatan Inspektur Tambang dengan jabatan struktural seperti dimasa lalu, maka pengambilan keputusan akan lebih fair, independent, tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku.

Diklat inspektur tambang pertama yang merupakan persyaratan untuk diangkat menjadi pejabat fungsional inspektur tambang. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM (BPSDM ESDM) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba), telah merancang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) keinspekturan tambang dalam tiga tahap/jenjang yaitu inspektur tambang pertama, muda, dan madya.

PPSDM Geominerba menyelenggarakan diklat Inspektur tambang angkatan III dan IV, yang dibuka oleh Kepala PPSDM Geominerba, Edi Prasodjo, yang didampingi oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana, Syaiful Hidayat dan Kepala Subdit Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral dan Batubara, Supriyanto, di Gedung Diklat PPSDM Geominerba, Senin pagi (11/9).

Diklat yang berlangsung selama 68 hari (11 September – 17 November 2017) ini, diikuti oleh 50 orang peserta yang berasal dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Setelah mengikuti diklat ini diharapkan para peserta dapat melaksanakan pembinaan dan pengawasan pengusahaan pertambangan mineral dan batubara dengan mengacu kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku. (IR)

Published in Liputan Pusdiklat
Senin, 11 September 2017 11:19

Peran Penting Pengamat Gunung Api

Bandung – Indonesia memiliki 127 gunung api aktif, yang ditandai dengan pernah meletus sejak 1600 hingga kini, dan merupakan 13% dari jumlah gunung api di dunia. Sebanyak 65 gunung api aktif dipantau secara menerus melalui 75 pos pengamatan gunung api oleh para pengamat gunung api.

Gunung merapi di Yogyakarta merupakan contoh gunung api yang meletus pada November tahun 2010 lalu, dan mengakibatkan 275 nyawa hilang dan setengah juta lebih mengungsi. Melihat hal ini, menjadi sangat penting peran pengamat gunung api.

Pengamat Gunung Api adalah pelaksana teknis yang mempunyai tugas dan tanggung jawab melakukan pengamatan kegiatan gunung api secara menerus di pos pengamatan gunung api dan memberikan pelayanan jasa terbatas di wilayah masing-masing.

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Jabatan Fungsional Pengamat Gunung Api Pelaksana Pemula untuk angkatan I dan II. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala PPSDM Geominerba, Edi Prasodjo dan didampingi oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana, Syaiful Hidayat, serta Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani, pagi tadi (11/9), di Gedung Diklat PPSDM Geominerba.

Diharapkan dengan mengikuti diklat ini peserta mampu mengoperasikan alat-alat pengamatan gunung api dan mengumpulkan data gejala kegiatan vulkanik sebagai persyaratan untuk dapat diangkat menjadi pejabat fungsional pengamat gunung api pada jenjang pengamat gunung api pelaksana pemula.

Sebanyak 35 peserta berasal dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, akan mengikuti diklat selama 37 hari (11 September – 17 Oktober 2017). (IR)

Published in Liputan Pusdiklat

Bandung – Penyelidik Bumi adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan kegiatan penyelidikan kebumian sesuai peraturan perundang-undangan.

Jenjang jabatan fungsional penyelidik bumi adalah terdiri dari penyelidik bumi pertama, penyelidik bumi muda, penyelidik bumi madya dan penyelidik bumi utama. Persyaratan bahwa untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme penyelidik bumi yang akan naik jabatan setingkat lebih tinggi harus mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan penjejangan.

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) dibawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) memprioritaskan penyelenggaraan kegiatan Diklat Jabatan Fungsional Penyelidik Bumi Muda dapat naik jenjang ke jabatan Penyelidik Bumi Madya.

Diklat Jabatan Fungsional Penyelidik Bumi Madya diselenggarakan selama sepuluh hari (4 – 13 April 2017) di Gedung Diklat PPSDM Geominerba.

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana, Syaiful Hidayat mewakili Kepala PPSDM Geominerba, dan didampingi oleh Kepala Sub Bidang Penyelenggaraan Diklat, Maman Suparman dan salah satu Instruktur, yaitu Aperta Ledy Alam, di lantai 4 ruang 6, Gedung Diklat PPSDM Geominerba, Selasa (4/4)

Jumlah peserta yang mengikuti diklat ini sebanyak 36 orang yang berasal dari unit-unit di lingkungan KESDM. Dengan pengajar dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Pusat Sumber Daya Air Tanah dan Geologi Lingkungan, dan Puslitbang Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Universitas Padjadjaran. (IR)

Published in Liputan Pusdiklat

Lokasi Pusdiklat Minerba

Kontak Kami

Jl. Jendral Sudirman No 623
Bandung - Indonesia

Telp : 022-6076756
Fax : 022-6035506