BerandaLiputan Pusdiklat
Rate this item
(0 votes)

Bandung - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM), IGN Wiratmadja Puja menyambangi salah satu unit sektornya, Jumat (22/9), di Bandung. Adalah Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba), untuk bersilaturahmi sekaligus memberi arahan kepada seluruh pegawai PPSDM Geominerba.

Wiratmadja disambut Kepala PPSDM Geominerba, Edi Prasodjo, yang didampingi Sekretaris BPSDM ESDM, Zainal Arifin. Dalam kesemptan tersebut, branding BPSDM ESDM menjadi salah satu bahan diskusi.

Kenapa harus branding? Agar dapat dikenal. Kepemimpinan harus kuat, on time, melayani, bersih, mempunyai kualitas, harus professional, dan Harmonis. PPSDM Geominerba pun diberi beban baru saat berubah menjadi BLU.

Instansi ini harus meningkatkan level tanggung jawab, peran energi harus besar untuk membangun. Harus tahu dengan jelas segala kebijakan energi, organisasi sebagai BLU, efisien, dan WI yang baik sebagai modal paling Utama.

Wiratmadja menegaskan banyak hal yang harus dilakukan. Di antaranya, mengenali apa tipe pegawai yang ada. Destruktif adalah tipe mengeluh, negative thinking, apatis. Ada yang merasa harus menang sendiri, atau paling terkenal. Seharusnya kan bekerja sama.

Ia juga menekankan apa yang seharusnya dilakukan sebagai pemimpin. Tega dan tegas. “Pesan saya, enjoy everyday. Holiday everyday,”katanya menutup sambutan. (IR)

Rate this item
(0 votes)

Bandung – Inspektur Tambang adalah merupakan jabatan karir dan jabatan fungsional keahlian, sehingga diharapkan dengan tidak dirangkapnya jabatan Inspektur Tambang dengan jabatan struktural seperti dimasa lalu, maka pengambilan keputusan akan lebih fair, independent, tetap berpedoman pada peraturan yang berlaku.

Diklat inspektur tambang pertama yang merupakan persyaratan untuk diangkat menjadi pejabat fungsional inspektur tambang. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM (BPSDM ESDM) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba), telah merancang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) keinspekturan tambang dalam tiga tahap/jenjang yaitu inspektur tambang pertama, muda, dan madya.

PPSDM Geominerba menyelenggarakan diklat Inspektur tambang angkatan III dan IV, yang dibuka oleh Kepala PPSDM Geominerba, Edi Prasodjo, yang didampingi oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana, Syaiful Hidayat dan Kepala Subdit Standarisasi dan Usaha Jasa Mineral dan Batubara, Supriyanto, di Gedung Diklat PPSDM Geominerba, Senin pagi (11/9).

Diklat yang berlangsung selama 68 hari (11 September – 17 November 2017) ini, diikuti oleh 50 orang peserta yang berasal dari Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.

Setelah mengikuti diklat ini diharapkan para peserta dapat melaksanakan pembinaan dan pengawasan pengusahaan pertambangan mineral dan batubara dengan mengacu kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku. (IR)

Rate this item
(0 votes)

Bandung – Indonesia memiliki 127 gunung api aktif, yang ditandai dengan pernah meletus sejak 1600 hingga kini, dan merupakan 13% dari jumlah gunung api di dunia. Sebanyak 65 gunung api aktif dipantau secara menerus melalui 75 pos pengamatan gunung api oleh para pengamat gunung api.

Gunung merapi di Yogyakarta merupakan contoh gunung api yang meletus pada November tahun 2010 lalu, dan mengakibatkan 275 nyawa hilang dan setengah juta lebih mengungsi. Melihat hal ini, menjadi sangat penting peran pengamat gunung api.

Pengamat Gunung Api adalah pelaksana teknis yang mempunyai tugas dan tanggung jawab melakukan pengamatan kegiatan gunung api secara menerus di pos pengamatan gunung api dan memberikan pelayanan jasa terbatas di wilayah masing-masing.

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Jabatan Fungsional Pengamat Gunung Api Pelaksana Pemula untuk angkatan I dan II. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala PPSDM Geominerba, Edi Prasodjo dan didampingi oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana, Syaiful Hidayat, serta Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Kasbani, pagi tadi (11/9), di Gedung Diklat PPSDM Geominerba.

Diharapkan dengan mengikuti diklat ini peserta mampu mengoperasikan alat-alat pengamatan gunung api dan mengumpulkan data gejala kegiatan vulkanik sebagai persyaratan untuk dapat diangkat menjadi pejabat fungsional pengamat gunung api pada jenjang pengamat gunung api pelaksana pemula.

Sebanyak 35 peserta berasal dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, akan mengikuti diklat selama 37 hari (11 September – 17 Oktober 2017). (IR)

Rate this item
(0 votes)

Mataram – Sebagai ujung tombak perusahaan tambang, ahli geologi atau ahli eksplorasi tambang perlu dibekali dengan pemahaman yang baik tentang teknis dan keekonomian sebuah usaha pertambangan, sehingga dapat menurunkan biaya eksplorasi, begitu pula dengan engineers yang mengoperasikan kegiatan pertambangan.

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) merasa perlu memberikan pembekalan terkait ilmu teknis dan keekonomian tersebut, untuk dapat menjamin suksesnya pengusahaan sebuah perusahaan pertambangan.

Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan (diklat) dilakukan di Mataram, yang dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Penyelenggaraan dan Sarana Prasarana, Syaiful Hidayat dan Kapala Dinas ESDM Provinsi Nusa Tenggara Barat, Muhammad Husni, di salah satu hotel di Mataram, Senin (4/9).

Sebanyak 15 orang peserta mengikuti diklat yang berlangsung selama 5 hari (lima) hari (4 – 8 September 2017). Dengan materi Identifikasi Laporan Studi Kelayakan, Evaluasi Data Hasil Eksplorasi, Evaluasi Rencana Penambangan dan Pengembangan Masyarakat dan Tenaga Kerja Pertambangan. Selain itu juga Evaluasi Rencana Pengolahan, Evaluasi K3 dan Lingkungan dan Evaluasi Kelayakan Investasi Tambang pun akan diberikan. (IR)

Rate this item
(0 votes)

Bandung – Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk Pengawas Operasional Pertama (POP) yaitu memiliki sertifikat kelulusan uji kompetensi Pengawas Operasional Pertama. Sertifikat itu sebagai bentuk pengakuan terhadap tingkat pengetahuan, wawasan, dan kemampuannya.

Guna mempersiapkan hal itu, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) sebagai salah satu instansi dibawah Badang Pengembangan Sumber Daya Manusia ESDM (BPSDM ESDM) perlu mengadakan pelatihan terkait pemenuhan dan uji kompetensi.

PPSDM Geominerba menyelenggarakan pembukaan Diklat POP Angkatan VIII dan IX, yang dilakukan oleh Kepala Sub Bidang Penyelenggaraan Diklat, Maman Suparman di Gedung PPSDM Geominerba, lantai 4 ruang 6, Senin (4/9) pagi.

Diharapkan Pelatihan tersebut akan memberi bekal bagi mereka untuk menjadi pengawas yang berkompeten, dan pengawas lapangan di industri pertambangan ke depannya.

Sebanyak 45 peserta dari beberapa perusahaan tambang akan diberikan ragam materi. Sebut saja teknik pemeriksaan kecelakaan, teknik inspeksi, dasar-dasar lindungan lingkungan, dan peraturan K3 pertambangan umum.

Selain itu, selama enam hari peserta juga akan diberikan materi seperti job safety analysis, identifikasi bahaya (hazard identification), group meeting, dan accountability. (IR)

Lokasi Pusdiklat Minerba

Kontak Kami

Jl. Jendral Sudirman No 623
Bandung - Indonesia

Telp : 022-6076756
Fax : 022-6035506