Beranda

Dengan pertimbangan restu orang tua, saya memilih jadi PNS di ESDM

11 Februari 2014

Usai menyelesaikan studinya di Jurusan Tambang, Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya tahun 1986, Ia dihadapkan pada pilihan yang menyulitkan. Tiga pilihan pekerjaan menghadangnya sekaligus. Perusahaan Asing di bidang Oil and Gas BP Minerals, Hudbay Oil, atau menjadi pegawai negeri di ESDM. Lalu lewat restu orang tuanya,  ia kemudian memilih menjadi PNS di ESDM.

Ir .  Lydia  Hardiani M.Si,  wanita  kelahiran  15  Januari 1961,  ini  punya  prinsip  sendiri  dalam  menentukan pilihan  kerjanya.   “Waktu  itu  pilihan  kerja  di perusahaan asing  lebih menggiurkan, gaji awal yang mereka tawarkan beberapa kali  lipat  lebih besar dari upah  sebagai  PNS  yang  hanya  bergaji  Rp  86  ribu perbulan,”  kata  Lydia,  demikian  ia  disapa. “Namun dengan pertimbangan restu orang  tua, saya memilih jadi PNS di ESDM.”

Instansi pertama  tempatnya bekerja adalah menjadi staf  pada  Sub  Direktorat  Eksplorasi  Batubara  dan Gambut  Direktorat  Sumber  Daya  Mineral,  Ditjen Geologi. 

Pisah jarak kerja dengan suaminya ketika  itu, memaksa ia harus pulang pergi Bandung‐Jakarta. Namun karena kondisi  kesehatannya,  memaksa  pula  Lydia  harus pindah  instansi.

“Saat  itu sulit sekali menemukan formasi, terlebih bagi saya  yang  lingkup  kerjanya mayoritas   di  lapangan,” kata  Lydia,  yang  menikah  tahun  1988  .  “Sempat frustasi, karena sulit mendapatkan lowongan formasi, bahkan  sempat  dianggap  peminta  sumbangan, lantaran  selalu  menenteng  map  saat  keluar  masuk kantor di lingkungan  kerja  ESDM,  namun  akhirnya berhasil diterima di Direktorat  Teknik,  Ditjen Pertambangan Umum.” ujar perempuan yang memiliki hobi travelling ini. Itulah awal cerita ia bisa berkarir di Ditjen  Minerba  ESDM,  sebelum  akhirnya  Kami mewawancarinya  lebih  jauh.

Login to post comments

Lokasi Pusdiklat Minerba

Kontak Kami

Jl. Jendral Sudirman No 623
Bandung - Indonesia

Telp : 022-6076756
Fax : 022-6035506